MENTARI PAGI

Monday, October 30, 2006

ASA BARU



Kubangun hari ini dengan membawa asa baru Kutembus langit ketujuh Kulintasi pelangi
Aku menari-nari dengan bajuku yang kebesaran karena tubuhku yang memang kecil Aku berlari-lari kecil seraya mendendangkan lagu cinta Aku menatap awan dan langsung terbang ke arahnya Aku menatap langit dan aku langsung menembusnya sampai langit ketujuh
Kususuri langit dimana aku bisa bermain dengan awan-awan Kujelajahi bumi dimana aku bisa berceloteh dengan burung-burung
Kembali aku turun kebumi Kutanya angin ada kabar apa hari ini Terlihat sebuah mata air mengalir begitu jernihnya memberi kehidupan bagi sawah-sawah nan hijau Tercium semerbak wangi bunga-bunga di taman
Kurebahkan tubuhku di hijaunya rerumputan Kupejamkan mataku sambil tersenyum
Kuayunkan kembali langkah kecilku Aku kembali menari-nari di taman itu Kurasakan hembusan angin sejuk memainkan rambutku Kuhirup udara segar itu lalu kukeluarkan kembali
Terima kasih Ya Allah Nikmat dan karunia-Mu sedemikian besar hingga tak mampu lagi kugoreskan dalam puisi kecilku

Bersama Bunda


aku ingin bikin puisi tentang sebuah hati yang tak henti menyayangi dan peduli
aku ingin kumpulkan kata-kata indah yang bisa wakili kebahagiaan seluruh negeri
tapi ah, kalaupun bisa rasanya semua belum cukup dan sepertinya tak pernah cukup untuk lukiskan perasaanku setiap kali ingat kamu !

Kumpul keluarga


Dihari yang Fitri ini,...
semua berbahagia berbagi dan dan bergembira,
ini adalah Foto keluarga besar anak dan cucu
yang berkumpul bersama
Merayakan ditempat Kakek dan Nenek yang Almarhum

Kebahagian Bersama Keluarga


Tiada hari yang paling indah selain berkumpul bersama keluarga tercinta,..
dan ini aku bersama kedua orang tuaku sedang liburan Idul Fitri di tempat kakek yang di Banten Selatan.
Uh cuacanya dingin bo,.. ga kaya diserang Panas banget,..cuma sanyang dimusim kemarau ini susah air di sana

tapi enak disana, nyaman

Friday, October 20, 2006

Usiaku 3 bulan nih



Ghaisan Nabil Reyhan usia sudah 3 bl

Ghaisan Nabil Reyhan





Inilah anakku yang lahir di RSIA Budi Asih pada tanggal 28 Juni 2006
dengan lahir Sesar Rabu pagi jam 6.29dengan bobot 3000 gr(3 Kg) dan panjang 48 cm
umur 1 hari

Tuesday, March 14, 2006

Kata-Kata Mutiara


Kuingat kata-kata mutiara yang menusuk dalam batin. "Orang-orang mulia Menyalahkan dirinya, orang bodoh menyalahkan orang lain". Mengenal diri yang paling penting, adalah utama demi kesadaran jagat raya. Berarti pula memahami kesalahan, serta kekeliruannya masing-masing. Semakin banyak yang dipikirkan. Semakin banyak yang dibutuhkan. Berarti semakin menumpuk pula resikonya.

Menunggu sangatlah mengesalkan, membosankan dan menggelisahkan. Meskipun duduk dalam mobil mewah dan cukup makanan. Apalagi ulahnya orang pemalas. Yang seumur-umur hanya menunggu waktu yang tidak kunjung berakhir.

Mendidik bukan hanya dengan nasehat saja. Sebab yang menjadi sukses adalah memberikan contoh dengan perbuatannya yang baik.

Sesuai dengan apa yang dikatakannya. Jangan lain di kata lain diperbuatan. Semua yang ada disekitar kita, meskipun tinggi nilainnya, tidak ada artinya sama sekali. Tampaknya seakan semua gersang, jika kita terjangkit penyakit bosan.

Sesuatu yang baik, belum tentu benar.
Sesuatu yang benar, belum tentu baik.
Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga.
Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus.

Wednesday, July 13, 2005

Selamat Jalan Mama


Hati dan Jiwa ini berontak dan menangis ketika mendengar mama meninggalkan kami anak-anak yang belum memberikan kebahagian buat mama, mengapa Ya Allah, mengapa harus cepat Kau ambil mama kami yang belum sempat kami berikan kebahagiaan. Yang belum sempat menyaksikan anak keduanya yang insya Allah akan wisuda tanggal 28 Juli.
Mama walau tempat kita berbeda, kami anak-anakmu akan selalu ingat mama dan selalu berdo'a buat mama, semoga mama disana lebih tenang dan ada selalu di sisi Nya.
Hari hari kami semua redup tanpa mama, tapi kami ikhlas karena semua atas kehendak Yang Kuasa dan kami sadar bahwa manusia hanya berencana, dan semua manusia pasti akan dipanggil menghadap Illahi. Astagfirallah Al'adhim
Ya Allah tempatkan mama di tempat golongan orang-orang yang muslim

Minggu 10 Juli 2005 /10.00

Friday, May 27, 2005

Do'a buat Mama

Mam,…aku masih tersenyum didepan orang
Tapi sebenarnya aku menangis
Siang dan malam aku ngeri dan sedih melihat keadaan mama
Menahan rasa sakit yang di alamai mama
Malam mungkin orang terlelap dalam mimpi indah
Tapi tidak dengan mama, yang harus melawan rasa sakit.
Ya Allah berikanlah kesembuhan buat mama,
jadikanlah mama sembuh seperti sediakala.
Karena cuma ke PadaMu lah kami semua berharap

Tuesday, May 03, 2005

Misi Hidup Dalam Sebuah Kerja


Seorang wanita tua, bertubuh gemuk, dengan senyum jenaka di sela-sela pipinya yang bulat, duduk menggelar nasi bungkus dagangannya. Segera saja beberapa pekerja bangunan dan kuli angkut yang sudah menunggu sejak tadi mengerubungi dan membuatnya sibuk meladeni. Bagi mereka menu dan rasa bukan soal, yang terpenting adalah harganya yang luar biasa murah. Hampir-hampir mustahil ada orang yang bisa berdagang dengan harga sedemikian rendah. Lalu apa untungnya? Wanita itu terkekeh menjawab, "Bisa numpang makan dan beli sedikit sabun." Tapi bukankah ia bisa menaikkan harga sedikit? Sekali lagi ia terkekeh, "Lalu bagaimana kuli-kuli itu bisa beli? Siapa yang mau menyediakan sarapan buat mereka?" katanya sambil menunjukkan para lelaki yang kini berlompatan ke atas truk pengantar mereka ke tempat kerja. Ah! Betapa cantiknya, bila sebongkah misi hidup dipadukan dalam sebuah kerja. Orang-orang yang memahami benar kehadiran karyanya, sebagaimana wanita tua di atas, yang bekerja demi setitik kesejahteraan hidup manusia, adalah tiang penyangga yang menahan langit agar tak runtuh. Merekalah beludru halus yang membuat jalan hidup yang tampak keras berbatu ini menjadi lembut bahkan mengobati luka. Bukankah demikian tugas kita dalam kerja: menghadirkan secercah kesejahteraan bagi sesama.

Mawar Untuk Ibu


Seorang pria berhenti di toko bunga untuk memesan seikat karangan bunga yang akan dipaketkan pada sang ibu yang tinggal sejauh 250 km darinya. Begitu keluar dari mobilnya, ia melihat seorang gadis kecil berdiri di trotoar jalansambil menangis tersedu-sedu. Pria itu menanyainya kenapa dan dijawab oleh gadis kecil, "Saya ingin membeli setangkai bunga mawar merah untuk ibu saya. Tapi saya cuma punya uang lima ratus saja, sedangkan harga mawar itu seribu." Pria itu tersenyum dan berkata, "Ayo ikut, aku akan membelikanmu bunga yang kau mau." Kemudian ia membelikan gadis kecil itu setangkai mawar merah, sekaligus memesankan karangan bunga untuk dikirimkan ke ibunya. Ketika selesai dan hendak pulang, ia menawarkan diri untuk mengantar gadis kecil itu pulang ke rumah. Gadis kecil itu melonjak gembira, katanya, "Ya tentu saja. Maukah anda mengantarkan ke tempat ibu saya?" Kemudian mereka berdua menuju ke tempat yang ditunjukkan gadis kecil itu, yaitu pemakaman umum, dimana lalu gadis kecil itu meletakkan bunganya pada sebuah kuburan yang masih basah. Melihat hal ini, hati pria itu menjadi trenyuh dan teringat sesuatu. Bergegas, ia kembali menuju ke toko bunga tadi dan membatalkan kirimannya. Ia mengambil karangan bunga yang dipesannya dan mengendarai sendiri kendaraannya sejauh 250 km menuju rumah ibunya.

Wednesday, April 27, 2005

Aku Sudah Belajar


Aku sudah belajar bahwa...
Tidak selamanya hidup ini indah
Kadang Tuhan mengijinkan aku melalui lembah derita
Tetapi aku tahu bahwa Ia tidak pernah meninggalkanku
Sebab itu aku akan selalu bergembira

Aku sudah belajar bahwa...
Tidak semua yang kuharapkan akan menjadi kenyataan
Kadang Tuhan membelokkan rencanaku
Tetapi aku tahu bahwa itu lebih baik dari apa yang kurencanakan
Sebab itu aku akan selalu bergembira

Aku sudah belajar bahwa....
Ujian dan cobaan itu pasti datang didalam hidupku
Dan aku tidak mungkin berkata "tidak Tuhan!"
Karena aku tahu bahwa itu tidak melampaui kekuatanku
Sebab itu aku akan selalu bergembira

Aku sudah belajar bahwa...
Tidak ada kejadian yang harus disesali dan ditangisi
karena semua rencana-Nya indah bagiku
Maka aku akan bersyukur dan bergembira di dalam segala perkara
Karena bergembira adalah resep jitu yang aku dapatkan
Dari-Nya...

 

 

 

Syukur Alhamdulillah Kehadirat Gusti Allah , Atas Rahmat & Hidayah
untuk sehat dan berkarya
Juga terimakasih kepada
My Big Family yang selalu memberi dorongan moril & Materil
My WiFE yang selalu memberi motivasi dalam berkarya untuk lebih baik lagi (Thanks Chay)
Sahabat CJFeed, Nuhun Pisan atas pengertiannya

1 Kalendar